minul_channel 085852668476 nurululumkayenmi@gmail.com

MI NURUL ULUM Mengikuti Ujian Tahfidz Gerakan Lamongan Menghafal Al Quran (GLMQ)

Oleh

admin

Gerakan Lamongan Menghafal Alquran Tahun Ajaran 2025/2026
Gerakan Lamongan Menghafal Alquran Tahun Ajaran 2025/2026

Lamongan – MI Nurul Ulum yang berada di Dusun Kayen, Desa Jubelkidul, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan berbasis keagamaan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Gerakan Lamongan Menghafal Al Quran (GLMQ) Tahun Ajaran 2025/2026. Program unggulan Pemerintah Kabupaten Lamongan tersebut bertujuan menciptakan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia melalui pembiasaan menghafal Al-Qur’an sejak usia dini.

Kegiatan GLMQ telah menjadi salah satu program strategis di bidang pendidikan dan keagamaan di Kabupaten Lamongan. Melalui program ini, para peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan didorong untuk meningkatkan kemampuan membaca, memahami, serta menghafal Al-Qur’an secara berkelanjutan. Selain itu, program ini juga rutin mengadakan munaqosyah atau ujian tahfidz serta wisuda hafiz-hafidzah sebagai bentuk apresiasi atas capaian para peserta.

Pada pelaksanaan munaqosyah tahfidz Juz 30 Tahun Ajaran 2025/2026, MI Nurul Ulum Kayen mengirimkan sebanyak 13 peserta didik terbaik untuk mengikuti ujian tahfidz. Seluruh peserta berhasil menyelesaikan ujian dengan hasil membanggakan, yakni lulus dengan predikat “Sangat Baik”. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi lembaga pendidikan, para orang tua, serta masyarakat sekitar.

Kepala MI Nurul Ulum menyampaikan bahwa keberhasilan para siswa dalam mengikuti kegiatan tahfidz tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara pihak madrasah, guru pembimbing, dan wali murid. Menurutnya, pembinaan tahfidz di lingkungan madrasah telah dilakukan secara rutin melalui program pembiasaan membaca dan menghafal Al-Qur’an sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

“Program tahfidz di MI Nurul Ulum menjadi salah satu kegiatan unggulan yang terus dikembangkan. Kami berharap para siswa tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga dapat mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Adapun 13 peserta didik MI Nurul Ulum Dusun Kayen Desa Jubelkidul Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan yang mengikuti ujian tahfidz Juz 30 dalam kegiatan Gerakan Lamongan Menghafal Al Quran (GLMQ) adalah sebagai berikut:

  1. M. Sholihuddi Z.
  2. A. Nadrut Tamam
  3. Akmal Lathif F.
  4. Dion Eko C.
  5. Irfan Raditya
  6. A. Reno A.
  7. Abid Raihan P.
  8. Shafa Citra M.
  9. Dwi Nur Haliza
  10. Habibah Imadatus S.
  11. Naila Tiffani A.
  12. Qonita Jihan K.
  13. Khanza Mufidatul H.

Seluruh peserta dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Baik setelah melalui proses munaqosyah yang meliputi kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, makharijul huruf, serta adab dalam membaca Al-Qur’an. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an di lingkungan MI Nurul Ulum terus berkembang dengan positif.

Program Gerakan Lamongan Menghafal Al Quran sendiri mendapat sambutan baik dari berbagai kalangan masyarakat. Selain menjadi wadah pembinaan karakter religius bagi peserta didik, kegiatan ini juga dinilai mampu membangun budaya cinta Al-Qur’an di lingkungan sekolah maupun keluarga. Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap melalui program tersebut akan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan moral yang baik.

Guru pembimbing tahfidz MI Nurul Ulum menjelaskan bahwa persiapan menghadapi munaqosyah dilakukan sejak beberapa bulan sebelumnya. Para siswa mendapatkan pendampingan intensif, mulai dari murojaah hafalan, pembinaan bacaan, hingga latihan mental agar lebih percaya diri saat mengikuti ujian.

“Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan tahfidz. Mereka menunjukkan semangat luar biasa selama proses pembinaan hingga pelaksanaan ujian. Hasil yang diperoleh hari ini merupakan buah dari kerja keras dan kedisiplinan mereka,” ungkap salah satu guru pembimbing.

Keberhasilan peserta didik MI Nurul Ulum dalam kegiatan GLMQ Tahun Ajaran 2025/2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk semakin giat belajar dan menghafal Al-Qur’an. Madrasah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program tahfidz sebagai bagian dari pembentukan karakter Islami di lingkungan pendidikan.

Selain fokus pada capaian akademik, MI Nurul Ulum Dusun Kayen Desa Jubelkidul Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan juga terus menanamkan nilai-nilai religius kepada seluruh peserta didik. Melalui kegiatan tahfidz, siswa diajak untuk membangun kebiasaan positif, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.

Dukungan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program tahfidz di madrasah tersebut. Banyak wali murid yang aktif mendampingi putra-putrinya dalam murojaah hafalan di rumah sehingga proses belajar menjadi lebih maksimal. Sinergi antara madrasah dan keluarga inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menciptakan generasi Qur’ani yang berprestasi.

Dengan keberhasilan 13 siswa meraih predikat Sangat Baik dalam munaqosyah tahfidz Juz 30, MI Nurul Ulum kembali membuktikan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang aktif mendukung program keagamaan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Prestasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya hafiz dan hafizah muda yang mampu membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat di masa mendatang.

Popular Post